Di
sini terdapat lebih dari 700 suku, yang masing-masing suku memiliki
warisan budaya yang terus berkembang sejak berabad-abad lalu.
Seperti atraksi budaya debus di Banten, Reog
Tengger di Banyuwangi atau atraksi Tari Kecak di Bali, yang
pastinya membuat liburanmu berbeda dengan di tempat-tempat lainnya. Saat
berlibur ke Pulau Bali, tidaklah lengkap tanpa menyaksikan pertunjukan
tradisional paling menawan yang ditawarkan pulau ini.
Selain Barong, pertunjukan memukau lainnya yang tidak kalah
menariknya yaitu Tari Kecak. Tari Kecak menjadi salah satu karya seni
Bali dalam bentuk tarian dan drama musikal paling menakjubkan.
1. Debus
Provinsi Banten yang dulunya merupakan bagian dari Provinsi Jawa
Barat yang terbentuk pada tahun 2000 yang saat ini merupakan provinsi
termuda di Pulau Jawa sudah lama memiliki Atraksi Sejarah dan Budaya
sendiri yang berbeda dengan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia Debus adalah seni bela diri kuno dan budaya tradisional
Banten yang unik yang dipenuhi dengan kekuatan gaib. Debus bukan saja
perpaduan ketrampilan yang membutuhkan kekuatan bathin manusia super,
seni bela diri tetapi juga memasukan unsur tarian dan musik. Debus
merupakan ajang kekuatan kebal terhadap senjata (dikenal sebagai jawara)
yang menakutkan sekaligus memesona untuk ditonton. Melalui seni debus,
jawara dapat menusuk kuku yang tajam melalui lidah, pipi atau bagian
tubuh lainnya.
2. Reog Tengger
Saat Anda berdiri anggun dalam Kaldera Besar dari Gunung Tengger
yang dulu pernah ada adalah Gunung Bromo, Ikon Pariwisata Jawa Timur.
Sebuah keajaiban yang benar-benar sangat luar biasa yang dapat Anda
saksikan saat Anda berkunjung ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Pemandangan matahari terbit (sunrise ) yang spektakuler dengan
pemandangannya yang sangat menakjubkan telah menarik perhatian wisatawan
dari seluruh dunia. Gunung Bromo juga merupakan rumah bagi sub-etnis
Suku Tengger yang hingga hari ini masih tetap mempertahankan tradisi dan
cara hidup mereka yang sudah kuno. Salah satunya yang dapat Anda
saksikan saat berkunjung ke tempat ini adalah Seni Budaya Reog Tengger.
Meskipun Reog sendiri berasal dari Kabupaten
Ponorogo, Reog Tengger
memiliki ciri khas tersendiri yang membedakanya dengan Reog Ponorogo.
Reog adalah tasrian tradisional Jawa Timur yang melibatkan banyak
elemen termasuk koreografi yang anggun, kekuatan fisik yang luar biasa
serta kostum dan dekorasi yang menakjubkan.
Karakter utama Reog adalah mahluk seperti singa ajaib yang disebut
Singa Barong yaitu topeng besar yang dibuat menyerupai kepala harimau
atau macan tutul yang kepalanya adalah penggemar bulu merak yang
panjang. Topeng Singa Barong terkenal sangat berat di mana penari harus
mampu membawa masker seberat sekitar 30 – 40 kilogram hanya dengan
menggunakan kekuatan giginya. Untuk alasan ini orang percaya bahwa orang
yang mampu melaksanakan prestasi ini pasti memiliki kemampuan dan
kekauatan supranatural.
3. Tari Kecak
Saat berlibur ke Pulau Bali, tidaklah lengkap tanpa menyaksikan
pertunjukan tradisional paling menawan yang ditawarkan pulau ini. Selain
Barong dan Janger Dances, pertunjukan memukau lain yang pastio tidak
ingin anda lewatkan adalah Tari Kecak, salah satu karya seni Bali dalam
bentuk tarian dan drama musikal paling menakjubkan.
Diadakan pada saat matahri terbenam yang biasanya dilakukan diatas
tebing yang menghadap ke laut, drama sepenuhnya tergantung pada cahaya
alami. Mulai saat senja, cerita berlanjut ke gelapan ketika hanya cahaya
yang datang dari obor-obor bambu yang berkelap-kelip.
Apa yang membuat tarian ini sangat unik adalah bahwa drama ini
tidak menggunakan latar belakang buatan, tidak melibatkan alat musik,
Fokusnya berpusat pada lingkaran kosentris dari 50-60 pria bertelanjang
dada, hanya mengenakan sarung Bali yang berbeda, duduk bersila di
sekitar satu set obor di tengahnya.
Persib Dapat Suntikan Energi Baru . Persib Bandung mendapat suntikan energi baru dengan kembalinya penyerang andalan Ezechiel N’douassel dan gelandang lincah Febri Hariyadi. Keduanya siap tampil melawan Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2018 Ezechiel kembali merumput setelah menjalani hukuman dua kali larangan bermain yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Eze siap turun melawan Singo Edan pada pekan ke-21 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Menurut laman resmi Persib, merujuk surat Komdis nomor 100/L1/SK/KD-PSSI/VII/2018, tanggal 1 Agustus 2018, pemain asal Chad tersebut dihukum dua pertandingan saat menghadapi Sriwijaya FC (pekan ke-19) dan Mitra Kukar (pekan ke-20). Namun, catatan Persib menunjukkan Ezechiel absen di tiga laga beruntun, lantaran pemain bernomor punggung 10 itu absen melawan PS TIRA ada pekan ke-18 karena akumulasi kartu kuning. Kini, pencetak gol terbanyak Persib (13 gol) itu siap kembali mendulang gol melawan Singo Edan. Apa...
BTN Beri Kemudahan Bagi Korban Gempa Lombok . PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk memberikan kemudahan bagi debitur untuk mendapatkan restrukturisasi guna meringankan beban para korban gempa di Nusa Tenggara Barat Langkah BTN ini merupakan tindak lanjut dari arahan dan himbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan perlakuan khusus terhadap debitur yang terdampak gempa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Perlakuan khusus yang diberikan mengacu pada Peraturan OJK no. 45/POJK/03/2017 tentang perlakukan khusus terhadap kredit atau pembiayaan bank bagi daerah tertentu di Indonesia yang terkena bencana alam. “Kami sangat prihatin dengan nasib para korban gempa di daerah Lombok dan Sumbawa, untuk itu kami berusaha meringankan beban mereka dengan memberikan sejumlah skema restrukturisasi yang disesuaikan dengan kondisi debitur baik debitur ritel, maupun institusi yang terdampak gempa,” ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono di sela-sela kunjungannya meninjau rumah...
Maria Londa Gagal Pertahankan Medali Emas . Atlet lompat jauh putri Indonesia, Maria Natalia Londa gagal mendapatkan medali emas di Asia 2018. Maria hanya berada di posisi kelima. Dia pun tak mampu mempertahankan medali emas yang pernah diraih di Asian Games sebelumnya. Maria pernah merebut medali emas di Asian Games 2014 di Incheon. Dia menjadi yang terbaik setelah melakukan lompatan sejauh 6,55 meter. Empat tahun berlalu, Maria turun kembali di Asian Games 2018. Bertanding sebagai tuan rumah, Maria justru gagal mempertahankan medali emas dengan hanya mencatat 6,44 meter pada perlombaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno “Mungkin di lain kesempatan dikasih yang terbaik lagi. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia. Maafkan saya belum bisa memberikan tambahan medali untuk Indonesia,” ujar Maria. Medali emas lompat jauh Asian Games 2018 diraih oleh atlet Vietnam, Thi Thu Thao Bui. Dia mencatat lompatan sejauh...
Comments
Post a Comment